Kamis, 21 Oktober 2010

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL MIKROBA

Sel adalah unit fisik terkecil dari organisme hidup, Komposisi material sel:DNA dan RNA protein lemak fosfolipid. Adanya perbedaan sangat mendasar antara sel bakteri dan sianobakteria dengan sel hewan dan sel tumbuhan. Ada dua tipe sel: Sel Prokariotik merupakan tipe sel pada bakteri dan sianobakteria/alga biru (disebut jasad prokariot). Tipe sel prokariotik diantaranya: mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan sel eukariotik, beberapa sel bakteri Pseudomonas hanya berukuran 0,4-0,7µ diameternya dan panjangnya 2-3µ, tidak mempunyai organela seperti mitokondria, khloroplas, dan aparat golgi, inti sel prokariotik tidak mempunyai membran, bahan genetis terdapat di dalam sitoplasma, berupa untaian ganda (double helix) DNA berbentuk lingkaran yang tertutup, kromosom bakteri pada umumnya hanya satu.Sedangkan sel prokariotik tidak seluruhnya membutuhkan oksigen, misalnya pada bakteri anaerob. Sel eukariotik merupakan tipe sel pada jasad yang tingkatnya lebih tinggi dari bakteri (disebut jasad eukariot) yaitu khamir, jamur (fungi), alga selain alga biru, protozoa, dan tanaman serta hewan. Tipe sel eukariotik diantaranya: Sel eukariotik mempunyai inti sejati yang diselimuti membran inti, inti sel mengandung bahan genetis berupa genome/DNA yang tersusun dalam suatu kromosom, di dalam kromosom terdapat DNA yang berasosiasi dengan suatu protein yang disebut histon, kromosom dapat mengalami pembelahan melalui proses mitosis.
Struktur Sel
Inti sel eukariotik pada interfase dikelilingi oleh suatu membran yang terdiri atas 2 lapisan lemak (lipid bilayers), DNA pada inti tersebar dalam suatu struktur yang disebut kromosom ,Pembelahan inti dari satu menjadi dua anak inti dikenal sebagai mitosis.Membran Sel Prokariotik Permukaan luar lipid bilayers membran sel bersifat hidrofil, sedangkan permukaan dalamnya bersifat hidrofob.Stabilitas membran sel disebabkan oleh kekuatan hidrofobik antara residu asam lemak dan kekuatan elektrostatis antara ujung-ujung hidrofilik, Dinding sel bakteri bersifat agak elastis dan tidak bersifat permeabel terhadap garam dan senyawa tertentu dengan berat molekul rendah, Secara normal konsentrasi garam dan gula yang menentukan tekanan osmotik di dalam sel lebih tinggi daripada di luar sel, Flagel dan Pili, Flagel merupakan salah satu alat gerak bakteri yang letaknya dapat polar, bipolar, peritrik, maupun politrik, Flagel mengakibatkan bakteri dapat bergerak berputar, Penyusun flagel adalah sub unit protein yang disebut flagelin, yang mempunyai berat molekul rendah, Kapsul dan Lendir , beberapa bakteri mengakumulasi senyawa-senyawa yang kaya akan air, sehingga membentuk suatu lapisan di permukaan luar selnya yang disebut sebagai kapsul atau selubung berlendir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar