Kamis, 21 Oktober 2010

PENGERTIAN MIKROBIOLOGI DAN MIKROBA

a. Pengertian Mikrobiologi
Mikrobiologi adalah adalah salah satu cabang biologi yang menelaah mengenai organisme hidup berukuran mikroskopis yang meliputi: virus, bakteri, archaea, protozoa, algae, fungi.
Menurut Wikipedia pengertian mikrobologi adalah sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme. Objek kajiannya biasanya adalah semua makhluk (hidup) yang perlu dilihat dengan mikroskop, khususnya bakteri, fungi, alga mikroskopik, protozoa, dan Archaea. Virus sering juga dimasukkan walaupun sebenarnya tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup.
Beberapa mikroba (algae dan fungi) yang berukuran cukup besar dan dapat dilihat dengan mata telanjang, tetapi masih dimasukan dalam kajian mikrobiologi karenateknik yang sama (isolasi, sterilisasi, dan penumbuhan pada media artifisial) digunakan untuk mempelajarinya. Mikrobiologi dapat dibedakan menjadi beberapa sub disiplin berdasarkan berbagai macam orientasi: Orientasi taksoomi, orientasi habitat dan orientasi problema. Orientasi taksonomi meliputi: virology, bakteriologi, mikologi, fikologi/ algologi, protozoologi. Orientasi Habitat meliputi: Mikrobiologi air, mikrobiologi tanah, dan mikrobiologi laut. Orientasi Problema meliputi: ekologi mikroba, Mikrobiologi patogenik, mikrobiologi pertanian, mikrobiologi industry, mikrobiologi geologi.
Lapangan mikrobologi terapan: mikrobiologi kedokteran, akuatik, aeromikrobiologi, mikrobiologi makanan, pertanian, industri, eksomikrobiologi, dan mikrobiologi geokimia.
b. Pengertian Mikroba
Jasad hidup yang ukurannya kecil disebut mikroba/ mikroorganisme/jasad renik. Syarat mikroba tumbuh: ada sel hidup, ada sumber energy, ada nutrisi dan faktor pertumbuhan , tidak ada inhibitor atau toksin. Penggolongan mikroba diantara jasad hidup, secara klasik jasad hidup dapat digolongkan menjadi dunia tumbuhan dan binatang, mikroba ukurannya sangat kecil sulit untuk digolongkan kedalam plantae atau animalia. Menurut teori evolusi, setiap jasad hidup berkembang menuju ke sifat plantae dan atau animalia. Hal ini digambarkan sebagai pengelompokan jasad berturut-turut oleh Haeckel, Whittaker, dan Woese. Ciri umum mikroba di alam secara umum berperan sebagai produsen, konsumen, maupun redusen. Selain yang bersifat seluler, ada mikroba yang bersifat nonseluler, yaitu virus. Virus adalah jasad hidup yang bersifat parasit obligat, berukuran super kecil atau submikroskopik dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Struktur virus terutama terdiri dari bahan genetik Virus bukan berbentuk sel dan tidak dapat membentuk energi sendiri serta tidak dapat berbiak tanpa menggunakan jasad hidup lain. Selain virus ada jasad hidup yang disebut viroid, yaitu bahan genetik RNA yang bersifat infeksius (dapat menginfeksi) sel inang viroid membawa sifat genetiknya sendiri yang dapat diekspresikan di dalam sel inang jasad yang lebih sederhana dari virus adalah prion, yang terdiri suatu molekul protein yang infeksius kenyataan ini merupakan perkecualian sistem biologi, sebab prion menyimpan sifat genetiknya di dalam rantaian polipeptida, bukan di dalam RNA atau DNA. Prion dapat menggandakan diri di dalam sel inang dengan mekanisme yang belum diketahui dengan jelas. Diversitas kehidupan mikroba yaitu, thermofilik, psikrofilik, acidofilik, alkalofilik, halofilik, barofilik, radiofilik, anaerobic obligat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar